Perbedaan Antara Bank Pedagang dan Bank Investasi

Bank komersial menawarkan layanan kepada masyarakat umum, tetapi ada beberapa bank yang menawarkan layanan kepada perusahaan dan investor tetapi tidak kepada publik. Mereka adalah bank investasi dan bank dagang. Karena kedua bank menawarkan layanan yang serupa dengan klien, mereka umumnya disalahartikan, namun mereka berbeda dalam arti bahwa bank investasi adalah perusahaan perbankan yang bertindak sebagai perantara antara Klien dan publik yang berinvestasi, dengan membantu mereka dalam mengumpulkan dana.

Sebaliknya, a Bank Dagang adalah bank yang melakukan keuangan internasional dan penjaminan emisi efek. Mereka menyediakan layanan seperti penggalangan dana, perantara ke rumah-rumah bisnis dan juga bertindak sebagai penasihat keuangan bagi mereka.

Jadi, dalam artikel ini, Anda mungkin menemukan perbedaan besar antara kedua bank secara terperinci.

Konten: Bank Investasi Vs Bank Investasi

  1. Grafik perbandingan
  2. Definisi
  3. Perbedaan utama
  4. Kesimpulan

Grafik perbandingan

Dasar untuk PerbandinganBank DagangBank Investasi
BerartiMerchant Bank menyiratkan lembaga perbankan, yang memenuhi persyaratan modal perusahaan dalam bentuk kepemilikan saham, daripada memberikan pinjaman. Bank Investasi adalah perantara antara penerbit sekuritas dan investor publik, dan juga menyediakan berbagai layanan keuangan kepada klien.
Terlibat denganKegiatan pendanaan internasionalPenjaminan emisi dan penerbitan surat berharga
BerdasarkanBerbasis biayaBerbasis biaya dan berbasis dana
Pembiayaan perdaganganDitawarkan ke klienJarang disediakan
Terlibat denganPerusahaan kecilPerusahaan besar

Definisi Bank Pedagang

Merchant Bank mengacu pada perusahaan perbankan yang bergerak di bidang pembiayaan internasional dan menawarkan sejumlah layanan kepada kliennya seperti penjaminan emisi baru, manajemen sekuritas, perbankan investasi, manajemen portofolio, promosi proyek, layanan konsultasi, promosi proyek, investasi perusahaan, perusahaan konseling, sindikasi pinjaman dan sebagainya.

Bank-bank ini memiliki pengetahuan dan keahlian yang baik dalam perdagangan internasional, karena itu mereka dengan bijaksana berurusan dengan perusahaan multinasional. Bank dagang memerlukan pendaftaran SEBI, sesuai dengan Peraturan SEBI (Bankir Pedagang).

Bankir pedagang adalah orang yang menjalankan bisnis manajemen masalah, dengan memfasilitasi pembelian, penjualan, dan berlangganan surat berharga sebagai manajer atau konsultan atau memberikan layanan konsultasi.

Beberapa bank dagang populer adalah Barclays Bank PLC, Bajaj Capital Ltd., Axis Bank Ltd., Bank of Maharashtra, dll.

Definisi Bank Investasi

Bank investasi dibentuk untuk membantu klien, mis. Perusahaan, perorangan, dan pemerintah dalam mengatur modal. Mereka bertindak sebagai perantara keuangan antara Perusahaan yang membutuhkan modal dan investor dan dengan cara ini, tabungan diubah menjadi investasi. Selanjutnya, mereka menghasilkan pendapatan dari aktivitas dealer dan broker, restrukturisasi perusahaan, rekayasa keuangan, spekulasi dan arbitrase, keuangan perusahaan dan manajemen keuangan.

Ini menyediakan sejumlah layanan kepada kliennya seperti penjaminan emisi saham dan obligasi, penjualan dan perdagangan sekuritas, layanan konsultasi untuk merger dan akuisisi, divestasi, IPO dan mengelola aset.

Beberapa bank investasi besar yang beroperasi secara internasional adalah Goldman Sachs, Credit Suisse, Morgan Stanley, Bank of America, Merill Lynch, Deutsche Bank, dll..

Perbedaan Utama Antara Bank Pedagang dan Bank Investasi

Perbedaan antara bank dagang dan bank investasi dijelaskan dengan jelas dalam poin-poin berikut:

  1. Bank dagang mengacu pada perusahaan perbankan yang bidang utamanya adalah keuangan internasional, dan pekerjaannya terkait dengan investasi perusahaan, keuangan perdagangan, dan investasi real estat. Fungsi utama bank dagang adalah manajemen masalah, manajemen portofolio, konseling perusahaan, dll. Sebaliknya, bank investasi adalah perusahaan perbankan yang berurusan dengan perusahaan mapan dan memenuhi persyaratan modal jangka panjangnya, dengan bertindak sebagai perantara antara perusahaan dan investor.
  2. Sementara bank dagang terlibat dalam kegiatan pembiayaan internasional, bank investasi peduli dengan penjaminan emisi dan penerbitan surat berharga.
  3. Sebuah bank investasi berbasis biaya karena menyediakan berbagai layanan seperti perbankan dan layanan konsultasi kepada klien dan juga berbasis dana karena menghasilkan pendapatan dari bunga dan sewa. Di sisi lain, bank dagang adalah satu-satunya berbasis biaya karena menyediakan layanan perbankan, penasehat dan kustodian kepada kliennya.
  4. Bank dagang menyediakan fasilitas pembiayaan perdagangan kepada klien mereka. Sebaliknya, hanya ada beberapa bank investasi yang menyediakan layanan pembiayaan perdagangan kepada kliennya.
  5. Bank pedagang biasanya berurusan dengan perusahaan yang tidak begitu besar sehingga mereka dapat mengatur modal dengan membuat IPO, sehingga bank-bank ini menggunakan bentuk yang relatif kreatif seperti penempatan sekuritas pribadi. Sebaliknya, bank investasi bekerja dengan perusahaan besar, yang bersedia mendaftarkan sekuritasnya untuk dijual kepada masyarakat umum.

Kesimpulan

Singkatnya, kedua bank berbeda dalam arti bahwa bank pedagang membantu perusahaan dalam menerbitkan saham melalui penempatan swasta, sedangkan bank investasi menjamin dan menjual saham melalui penawaran umum perdana kepada masyarakat umum.