Perbedaan Antara Energi Batubara dan Energi Nuklir

Energi Batubara vs Energi Nuklir

Permintaan dunia akan energi terus meningkat, dan tren ini tidak akan berubah di tahun-tahun mendatang. Ketika harga minyak naik, pencarian sumber energi alternatif semakin intensif. Dua opsi yang populer adalah energi batubara dan energi nuklir. Perbedaan utama antara energi batubara dan energi nuklir adalah jenis bahan bakar yang mereka gunakan. Energi nuklir menggunakan unsur radioaktif yang diperkaya seperti uranium untuk menghasilkan panas dalam proses yang disebut fisi nuklir. Proses ini perlu dipantau secara hati-hati untuk mencegah produksi panas yang berlebihan dan krisis pabrik. Sebaliknya, energi batu bara menggunakan batu bara, bahan bakar fosil yang dibakar untuk menghasilkan panas.

Karena radioaktivitas, pembangkit listrik tenaga nuklir perlu memiliki banyak tindakan pencegahan keselamatan untuk melindungi pekerja mereka serta masyarakat umum dari radiasi saat sedang diangkut. Bahkan batang bahan bakar bekas harus ditempatkan ke fasilitas pembuangan khusus, dan mungkin butuh berabad-abad untuk radiasi turun ke tingkat yang aman. Bahan bakar nuklir apa pun juga perlu dilindungi karena teroris dapat menggunakannya untuk bom kotor.

Perbedaan utama lainnya antara energi batubara dan energi nuklir adalah kepadatan energi. Pelet uranium kecil, yang sedikit lebih besar dari penghapus pensil, dapat mengandung energi sebanyak satu ton batubara. Berbeda dengan energi batu bara dan nuklir, pembangkit listrik tenaga batu bara perlu memiliki truk yang mengirimkan batu bara setiap hari, sementara pembangkit listrik tenaga nuklir mungkin bahan bakarnya diganti setiap dua tahun. Hal ini menghasilkan lebih sedikit polusi karena pengangkutan bahan bakar.

Energi nuklir juga lebih bersih karena tidak mencemari udara saat beroperasi. Pembakaran batu bara melepaskan gas karbon ke atmosfer dalam volume besar. Di pembangkit listrik tenaga nuklir, asap yang keluar dari menara hanyalah uap air.

Meskipun energi nuklir lebih baik dari energi batubara, yang terakhir masih digunakan secara luas karena harganya yang murah. Ini karena batu bara masih agak melimpah di kerak bumi. Saat sumber daya habis, kita akan melihat kenaikan harga yang sesuai seperti apa yang terjadi dengan minyak saat ini.

Batubara adalah sumber energi yang sangat tua yang sangat kotor. Energi nuklir adalah alternatif yang sangat menarik karena dipandang berkelanjutan. Teknologi ini hanya perlu disempurnakan dan berbagai tindakan keselamatan dilakukan untuk melindungi masyarakat dari radiasi.

Ringkasan:

  1. Energi nuklir menghasilkan limbah radioaktif sedangkan energi batubara tidak.
  2. Energi nuklir membutuhkan lebih banyak tindakan pencegahan keamanan daripada energi batubara.
  3. Energi nuklir membutuhkan bahan yang jauh lebih sedikit daripada energi batubara.
  4. Energi nuklir tidak menghasilkan polusi udara seperti energi batubara.
  5. Energi nuklir lebih mahal daripada energi batubara.